Gambar bogel perempuan 16 tahun melayu

Semenjak kejadian itu, jiwa saya tergaggu, malas beraktifitas, kerjapun malas, hanya duduk dirumah, menung dan termenung, sepajang waktu, istri seseringmungkin minta ampun dan bertobat, tidak akan mengulangi lagi, tapi memang perasaan sudah hancur, walopun nasehat tak kurang-kurang, dari tetangga, juga kawan2 kerja, termasuk dedua Bos saya sering datang berkunjung.

pada suatu hari saya mutuskan untuk pergi dari rumah untuk menenangkan diri, saya datangi kedua bos saya, dan pamitan mengundurkan diri dari kerja, yah...

istri saya pergi lagi kedapur, dan datang lagi sambil bilang..., pah...? memang benar saya tertidur, ketika saya terbangun ternyata istri belum tidur sambil megangi kontol saya terus gak dilepas, dia bilang.. sesampai di tangung pinang saya nginep di penginapan selama 6 hari, kalo siang saya jalan2 kliling tanjung pinang carter ojek, singkatnya saya terus dapat kerja, kebetulan bosnya orang singapore, jadi saya sering di ajak ke singapore, saya bertahan sampai 4 tahun tak ada kontang dengan anak istri, pikiran saya, pasti istri sudah menikah lagi, jadi saya gak ada minat cari tau keberadaan anak istri saya, memasuki tahun ke 5, Bos saya minta ditemani pergi ke Pekanbaru berkunjung ke rumah rekan bisnisnya, 1 hari di pekan baru sayapun tak ada minat tuk cari tau tentang anak dan istri saya, pada malam yang kedua saya dan bos jalan2 ke supermarket Matahari, hanya sekedar jalan2 aja, sedang kliling2 di supermarket, tiba2 dari belakan terdengar suara perempuan memanggil, Papaaaah, dibarengi sujud memeluk kaki saya, orang disekitar pada heran melihat adegan itu, kedua anak saya diam aja, bos saya pun terheran2. kamipun keluar, kemudian masuk restauran, Bos pesan makanan banyak-banyak, kamipun makan bareng, tak ada crita apa2, diantara kami, kami sama2 terdiam, Bos bilang, kamu ikut aja adek ini, biar saya pulang sendiri, bawa aja itu mobil, saya naik taxi aja.

ini makan dulu telor setengah matang, sudah saya campur mrica, biar pulih tenaga papah, akhirnya saya makan juga, kemudian tidur lagi, saya dengar istri saya langsung mandi, selesai mandi langung masuk kamar, sepintas saya lihat istri saya malam itu sibuk sekali, ngeringkan rambut, terus pake parfum, tapi pakaian belum dipake masih telanjang bulat, terus baring-baring disamping saya. saya sangat menghargai kebaikan bos selama ini, kamipun pergi dengan istri dan anak2, istri saya bilang, kami sudah pindah, mulai pph pergi, gak lama kemudian kamipun pindah, sekitar 12 km dari rumah kontrakan lama, sesampai dirumah, seperti biasa kayak yang dulu, istri langung membuatkan saya kopi, nyiapkan anduk mandi, Papah mandi dulu biar segar, sayapun mandi, selesai mandi saya terperangah sejenak, ternyata istri dan kedua anak saya sedang shalat isya, lama saya berdiri bibelakang mereka, sampai mereka selesai shalat, kelihatan shalat mereka khusu, bukan main2, selesai shalat mereka berdua berpelukan.

oke kita mulai kisah ini, biar gak penasaran saya sebut langsung aja namanya Istri saya namanya Yanti dan laki-laki slingkuhannya bernama Sugianto,yang biasa di panggil Gian pada suatu hari kebetulan hari minggu, saya tidak kerja dan saya istirahat dirumah, biasalah kalo gak kerja bangun tidurnya lambat2 waktu itu saya lihat sudah jam 08.20, saya mendengar Yanti sedang ngobrol sambil tertawa-tawa dengan Gian, tapi yah sama sekali saya gak ada rasa curiga sedikitpun akan terjadi kisah asmara diantara mereka, kemudian saya bangun dan ikut nggabung dengan mereka ngobrol, karena badan terasa lelah saya tinggalkan mereka berdua, dan saya masuk kamar baring2 dengan anak saya yang besar.

mereka sa dengar masih terus ngobrol, saya intip dari celah jendela kaca nako,kedengarannya ko asyik banget ngobrolnya, namun demikian sedikitpun saya gak ada rasa curiga, karena kami memang bertetangga dan cukup akrab, bahkan Gian sendiri sering pinjam uang pada saya, jadi gak pantas kalo saya ada rasa curiga pada mereka.

sepintas saya lihat si gian ngobrolnya sambil tanganya grawelan, sekali-kali nggrawel pundak nya Yanti sekali - sekali Gian nyolek lengannya Yanti, karena memang mereka duduk satu kursi yang panjang, sedikitpun saya gak ada rasa curiga, mungkin karena itu cuma reflek dari expresi obrolannya.

heheheee ) istri bilang besok aja, mas kan cape, tidur aja, sini saya peluk ambil dipijit tangannya, karena memang benar saya kecapean, sayapun gak permasalahkan. hari2 berikutnya sering istri beralasan yang sama, kalopun mau nelayani, saya perhatikan banyak perubahan pada cara berhubungan tidak seperti biasanya.Ya Allah.., Astagfirulah...., istri saya segang dikeloni oleh gian sambil nonton TV, mereka tidah melihat saya sudah berada di dekat mereka, merekapun tak sadar..., tiba2 Gian menciumi bibir istri saya, saya diam aja gak bergerak sedikitpun, secepat kilat tangan gian menyingkap daster istri saya, saya lihat istri saya gak pake clana dalam, tangan gian meremas2 memek istri saya, dibarengi menbuka clana gian, tersembul kontol Gian sudah tegang, selang beberapa detik Gian lansung nindih istri saya, dan istri saya memeluk gian kuat2 sambil bercipokan, tiba2 cipokannya, saya dengar istri saya bilang..." cetean takut sumiku pulang kayak kemaren, yang langsung di sambut, tiba2 kontol gian dimasuk kelubang memek istri saya, yang memang sedari tadi sudah nempel dibibir memek nya, Pas begitu masuk kira-kira 5 x naik turun, Saya berteriak sekuat tenaga.. , sepontan mereka tunggang langgang, kabur dan istrisaya menjerit-jerit minta ampun sambil bersujud dikaki saya. Ya Allah kuatkanlan saya, jagalah emosi saya, bimbinglah saya, sayapun lemas terduduk nyandar ditembok, dibarengi kedua anak saya yang tiba2 terbangun dari tidur akibat dari teriakan saya, kedua anak saya memeluk saya sambil nagis, sementara istri saya masih memeluk kaki saya, saya hanya bisa diam dan berdoa, berdoa dan berdoa terus mohon kekuatan iman.Saya bilang pada istri..., ' gak apa2 namanya bertetangga, pph sedikitpun pph gak curiga ma mmh, masa mmh mau selingkuh anak aja sudah dua. selang dua minggu kemudian, saya juga ngintai lagi, saya pulang mendadak kira-kira jam 14.00, sampai dirumah saya langusung masuk tanpa permisi, saya langsung nuju kamar, istri terkejut tiba2 saya masuk, waktu itu istri sedang ngeringkan rambut, masih pake Handuk belum sempat gati baju, terus saya nuju ruang tengah, Ya Allah, saya lihat Gian baru keluar dari kamar mandi masih pake handuk, handuk yang dipake justru Handuk saya, Gian bilang Mas..., numpang mandi ni dirumah airnya mati, gak ada air., saya tanggapi dengan dingin, walopun hati terasa mau pecah, tapi saya masih bisa bertahan, menahan emosi, kemudian saya baru2 dikamar, istri saya mendekat sambil nyocos ngejelasin kenapa Gian mandi ditempat kita, tapi saya cuekin aja gak saya tanggapi, dan gak saya jawab, saya diam aja Saya menerawang jauh, membanyangkan apa yang telah mereka lakukan, mau marah saya gak punya bukti yang saya membayangkan apa yang telah mereka lakukan, coba anda semua bayangkan apa kira2 yang telah terjadi antara istri saya dengan gian.aduuuuh terasa pedih untuk di rasa, yang ku bayangkan, selagi saya gak ada dirumah, gian datang kerumah, duduk ngobrol manja2, santai diruang tamu, merasa aman gak ada gangguan, canda sana canda sini, terpancing kata2 yang menggairahkan, Tangan gian memegang tangan istri saya dengan lembut, istri saya hanya diam tampa reaksi, dielus2 tanganya, gianpun mendekat kan tubuhnya lebih dekat lagi, sambil tangannya ditempelkan dibahu istri sata, yang sedari tadi cuma bisa pasrah apa yang mau diperbuat oleh gian, tiba2 Gian mengecup kening istri saya, istri saya sedikit merinta, sudah,sudah sudahlah, tapi istru justru malah memeluk tubuh Gian, tangan gian mengelus-elus rambut istri saya yang memang terurai panjang, diciumnya pipi istri saya dengan lembut, tiba2.....bibir gian dah melumat bibir istri saya dengan bringasnya, tangannya nyelinap ke balik bra yang kemudian, bibirnya pindah melumat,ngulum2 tete istri saya, istri saya meronta kegelian tapi achhhh,achhhhh, achhhhh, giaaannnn, gian, sudahlah, sudah,sudah, tapi gian malah makin bringas, tanganya turun kebawah diselipkan di balik clana dalam istri saya, setumpuk benda yang dirimbuni rambut cukup lebat, ach......, jangan...jangan...., tapi tangan Gian sudah meremas2 memek istri saya, di singkapnya daster nya, wuph.....achhhhhh, mulut gian dah sampai di bibir memek istri saya, dimainkanya lidah Gian didalam memek istri saya, sambil digigit-gigit itilnya, achhhhh.

Leave a Reply